ACEH DALAM DINAMIKA : Keistimewaan atau Kekhususan

ACEH DALAM DINAMIKA : Keistimewaan atau Kekhususan

Penulis:
Price:

Read more

ACEH DALAM DINAMIKA : Keistimewaan atau Kekhususan
Penulis: Mukhlis, Maya Safitri, Muammar, Fitri Maghfirah, Muksalmina, dan Firdaus Arifin
Terbit : 2026
ISBN : Dalam Proses



Buku Aceh dalam Dinamika: Keistimewaan atau Kekhususan hadir dari keprihatinan akademik yang mendalam terhadap perkembangan status keistimewaan dan kekhususan Aceh dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. Sebagai salah satu daerah yang memiliki sejarah perjuangan panjang, Aceh telah diberikan status istimewa sejak 1959 melalui Keputusan Perdana Menteri Nomor 1/Misi/1959, yang kemudian diperkuat dengan berbagai produk hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001, dan puncaknya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).
Namun, perjalanan panjang tersebut tidak berjalan mulus. Berbagai produk hukum baru di tingkat nasional, serta putusan-putusan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung, telah mempengaruhi implementasi kekhususan dan keistimewaan Aceh. Pertanyaan krusial muncul: apakah Aceh saat ini masih disebut sebagai daerah otonomi khusus? Atau daerah istimewa? Atau daerah khusus dan istimewa sekaligus? Ataukah justru keistimewaan dan kekhususan tersebut telah mengalami degradasi makna?
Buku ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan pendekatan yuridis-normatif yang komprehensif. Mengupas secara mendalam keistimewaan Aceh di empat bidang utama—agama, adat, pendidikan, dan peran ulama dalam kebijakan—serta kekhususan yang diatur dalam UUPA. Tidak lupa juga terdapat analisis dampak berbagai putusan Mahkamah Konstitusi, termasuk Putusan Nomor 61/PUU-XV/2017, terhadap status dan kewenangan Aceh.
Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu hukum, khususnya dalam bidang pemerintahan daerah dan otonomi khusus, serta menjadi referensi berharga bagi para pemangku kebijakan, akademisi, praktisi hukum, dan masyarakat yang peduli terhadap masa depan Aceh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.


author/Mukhlis, Maya Safitri, Muammar, Fitri Maghfirah, Muksalmina, dan Firdaus Arifin

0 Reviews