Welcome to Cendekia Press Website >>>>>>> Our Goal is to Refer You to a Self Publishing Partner

Manajemen Keuangan dan Pembiayaan Pendidikan

Penulis: Dr. Ir. Hj. Hasmawaty. AR., MM., MT.
Ukuran: 16 x 24 - 226 hlm
Kertas isi: HVS 70 gr
Sampul: AP 230 gr
Penerbit: Widya Padjadjaran
Dicetak oleh: Cendekia Press-Printing
Cetakan 1,  November 2017

Konsepsi berpikir manusia dalam berbagai aktivitas dari dulu memandang uang memiliki peran strategis sepertinya peribahasa (wisdom word) yang menyatakan “uang memang bukan segalanya, tapi jangan lupa, segalanya butuh uang, termasuk dalam mengelola lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan juga tidak mungkin mencapai target tinggi, menjadi yang terbaik, menjadi yang bermutu, memiliki reputasi bagus dan banyak lagi label prestasi yang ingin dicapai. Tentunya keyakinan saya dan banyak pihak lainnya berpikir tidak mungkin bisa diwujudkan tanpa dukungan uang (money) yang memadai, apalagi tidak didukung dengan pengelolaan yang baik.  Oleh sebab itu sumber daya uang sangat menentukan capaian dan targetnya bisa terwujud jika dikelola dengan profesional, berkeadilan, berkecukupan, dan berkelanjutan.

Memahami dan mendalam konsep tentang manajemen keuangan dan pembiayaan pendidikan dari turunan, bisa kita mencermati pemikiran sederhana (simple) tentang manajemen keuangan pendidikan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan pimpinan dalam menggerakkan para bawahannya untuk menggunakan fungsi-fungsi manajemen, meliputi perencanaan keuangan (penganggaran), pengelolaan berupa pengeluaran (pencairan), penggunaan, pencatatan, pemeriksaan, pengendalian, penyimpanan dana, pertanggungjawaban dan pelaporan uang yang dimiliki oleh suatu institusi (organisasi), termasuk di dalamnya lembaga yang menyelenggarakan layanan pendidikan. Intinya dari manajemen keuangan pendidikan, mengelola uang yang ada dan menyiapkan dan melaksanakan instrumen adminsitratif untuk mencapai hasil yang efektif dan efisien. 

Sedangkan kajian manajemen keuangan dan pembiayaan pendidikan bukanlah semata-mata mengelola uang yang ada  di lembaga pendidikan. Uang itu, tidak datang atau ada tanpa digali dan dicari sumbernya yakni Negara dan masyarakat. Makna anggaran pendidikan disini jelas pemerintah menyediakan uang untuk membiayai pendidikan. Dengan demikian kegiatan manajemen keuangan dan pembiayaan pendidikan memastikan kehadiran Negara ada dalam kapasitas dan tanggungjawabnya sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 pasal 31 ayat (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh  persen (20%) dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional, turunannya dalam Undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari dulu sampai sekarang menggunakan istilah anggaran pendidikan (education budget). Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Pasal 1 ayat (39) mendefenisikan Anggaran Pendidikan adalah alokasi anggaran pada fungsi pendidikan yang dianggarkan melalui kementerian negara/lembaga, alokasi anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah dan dana desa, dan alokasi anggaran pendidikan melalui pengeluaran pembiayaan, termasuk gaji pendidik, tetapi tidak termasuk anggaran pendidikan kedinasan, untuk membiayai penyelenggaraan pendidikan  yang menjadi  tanggung jawab Pemerintah. 

Hubungi Penerbit yang bersangkutan untuk mendapatkan buku dalam versi cetak dan digital.