Bangga Berbahasa Indonesia

Bangga berbahasa Indonesia adalah sikap yang memandang bahwa tiada cela berbahasa Indo­nesia, merasa berbesar hati dan gagah dengan lebih mengutamakan bahasa Indonesia daripada bahasa lainnya, dan menggunakan
bahasa Indonesia penuh kebanggaan dan kesadaran sebagai jati diri bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berdaulat. Sekalipun kita berpidato, berceramah, berapat, dan berseminar yang bertaraf internasional dan berada di luar negeri, berhadapan dengan orang asing, kita tidak perlu malu berbahasa Indonesia. Contoh kalimat berikut adalah salah karena lebih membanggakan bahasa asing daripada bahasa Indonesia.

Contoh:

  • welcome -> selamat datang
  • exit -> keluar
  • Kami bertempat tinggal di apartemen Garden City -> kami bertempat tinggal di Perumahan Kota Garden.

Sikap bangga berbahasa Indonesia berkaitan juga dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 yang berbunyi: “Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi presiden, wakil presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri” (Pasal 28 UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan).